Beranda - Berita Pilihan - Aksi Pengeroyokan di Jembatan Sungai Dareh, Dua Pemuda Terluka
Salah satu korban pengeroyokan di Jembatan Kable Stayed Sungai Dareh
Salah satu korban pengeroyokan di Jembatan Kable Stayed Sungai Dareh

Aksi Pengeroyokan di Jembatan Sungai Dareh, Dua Pemuda Terluka

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Ingin memanfaatkan momen indahnya  Jembatan Kable Stayed Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat, Tomi (18) dan Yopi (21)  dua orang remaja jadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda, Senin (17/6/2019) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Warga yang melihat peristiwa itu sontak berlarian ke lokasi kejadian dan melerai perkelahian remaja tersebut.

Akibat peristiwa tersebut Tomi (18) dan Yopi (21) dilarikan ke IGD RSUD Sungai Dareh untuk mendapat pertolongan.




Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, peristiwa tersebut berawal dari saat korban bersantai di lokasi Jembatan Cable Stayed Sungai Dareh.

loading…


Kemudian Tomi, salah seorang korban dipanggil oleh salah seorang pelaku pengeroyokan yang diduga adalah sekelompok remaja. Mendapat panggilan dari pelaku tersebut, korban tidak curiga.Bahkan korban sempat berkomunikasi dengan pelaku.

Kemudian, korban berbalik ketempat semula sembari mengambil motor hendak pergi. Namun pelaku dan rekan- rekannya sekitar 15 orang kembali mendekati korban, dan terjadilah pengeroyokan.

Korban yang jadi pengeroyokan beralamat warga Kenagarian Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, Dharmasraya, Sumatera Barat.

Salah satu seorang korban yang ditemui di IGD RSUD Sungai Dareh mengaku, berkunjung ke Jembatan Kable Stayed
Sungai Dareh yang baru dibangun tersebut untuk santai dan berphoto.

“Entah kenapa ada sekelompok pemuda dan salah satu dari mereka memanggil kami ke tempat mereka. Setelah komunikasi yang baik, kami berdua kembali mendekati sepeda motor kami yang pakir tidak jauh dari mereka,” ujarnya.

Namun, saat akan pergi, mereka mengampiri dan kemudian kami dikeroyoknya.

Sementara itu, Walinagari Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, Sahrial yang ditemui di RSUD Sungai Dareh mengaku sangat kecewa atas peristiwa ini kerena yang jadi korban ini adalah anak dan keponakan kandung saya.

Dia mengaku, pihaknya akan membicarakan ini dengan pihak pelaku secara kekeluargaan.”

Saya atas nama keluarga selaku pihak korban belum mengetahui secara pasti apa penyebab pengeroyokan ini. Karena yang kami dapat baru informasi sepihak. Untuk yang korban kita obati dulu, selanjutnya baru kita selesaikan,” ujarnya.

“Saya berharap kepada pihak- pihak terkait menjaga keamanan lokasi jembatan Cable Stayed agar kejadian serupa tidak terulang kembali,”  ujar Wali Nagari Silanggaung tersebut.

Walau begitu, peristiwa pengeroyokan ini telah ditangani oleh pihak berwajib (Eko)



Video

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Komite I DPD RI Gelar RDP Bahas Konflik Perbatasan Daerah

SpiritSumbar.com, Jakarta – Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Dengar ...