Beranda - Berita Pilihan - Air PDAM Mati Total, Warga Banuaran Panik
Kantor PDAM Padang
Kantor PDAM Padang

Air PDAM Mati Total, Warga Banuaran Panik

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Masyarakat Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang kalimpasiangan, Rabu, 14 Nopember 2018. Penyebabnya, air yang merupakan kebutuhan vital seperti enggan mengalir

Kondisi tidak mengalirnya air PDAM sudah terjadi sejak pukul 16.00 wib. Namun, sampai saat ini pukul 22.00 wib tetesan air belum juga muncul. Dampaknya, masyarakat sudah mulai panik dengan kondisi yang terjadi.

“Kita tidak tahu PDAM akan mematikan air. Akibatnya, air untuk mencuci piring tidak ada. Begitu juga untuk buang air,” ujar Yanti, salah seorang ibu rumah tangga di Banuaran.

Yanti mengaku belum satupun diantara mereka yang mandi. Namun, menurutnya walau air tidak menetes, meteran airnya tetap berputar. “Saya tanya pada tetangga, ternyata memang airnya yang mati. Anehnya, meteran air saya tetap berputar,” ujarnya.

Kabag Humas PDAM Padang, Joni Arfan saat dikonfirmasi menjelaskan penyebab kematian air lantaran adanya gangguan dan perbaikan di Banuaran.

“Sebelumnya kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya…
Tks atas info, saran yang diberikan pada no layanan sms pelanggan ini
Untuk saat ini pelayanan kami memang ada gangguan krn adanya perbaikan kebocoran pipa dn 400 mm di banuaran dan insyaAllah scepatnya akan normal kembali,” ujarnya melalui pesan singkat.

Matinya saluran air PDAM ke rumah masyarakat di Banuaran bukankah yang pertama.

Pada pertengahan September 2018, masyarakat Banuaran juga kalang kabut lantaran ketiadaan air. Malahan air tidak ke rumah masyarakat sampai 2 hari atau 48 jam.

Matinya air saat itu, lantaran PDAM Kota Padang melakukan perbaikan pipa DCIP DN. 300 mm di Jalan Sutan Syahrir, Jembatan Banyak, Kecamatan Padang Selatan.

Walau air mati sampai 48 jam, sepertinya PDAM tidak begitu peduli dengan kondisi yang dialami pelanggan. Padahal air merupakan kebutuhan vital bagi kehidupan manusia. (Salih)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Pemain Timnas U-16, Sutan Diego Armando Ondriano Zico. (foto pssi)

Sutan Zico Bakal Hadir di Opening Ceremony Minangkabau Cup 2018

SPIRITSUMBAR.com – Opening Ceremony Minangkabau Cup II tahun 2018 bakal tampil dalam suasana heboh dan ...