Beranda - Headline - Agrowisata Rumah Ikan di Padang Panjang
Komplek BBI Gajahtanang jadi obyek wisata agro - Yehani/Spirit Sumbar

Agrowisata Rumah Ikan di Padang Panjang

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Inilah salahsatu inovasi Pemko Padang Panjang dalam upaya memacu keramaian kunjungan wisatawan, peningkatan ekonomi dan PAD-APBD kota. Balai Benih Ikan (BBI) kota itu di Gajahtanang, timur kota tersebut, dilounching jadi obyek wisata agro oleh Walikota Hendri Arnis, Kamis akhir 2015 lalu.

Laporan Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Panjang, Candra menyebut ada 6 jenis kegiatan wisata bisa dinikmati di BBI Gajahtanang. Rinciannya, wisata mancing, wisata ikan hias, wisata anak-anak menangkap ikan pakai tangguk, wisata masak ikan, jalan-jalan di BBI dengan 35 unit kolam itu sambil memberi makan ikan, dan kamping keluarga/group.

Kecuali itu, juga direncanakan menggelar beberapa ivent menarik, yang nantinya akan jadi calender event di BBI. Diantaranya, lomba mancing tingkat lokal dan regional, lomba masak ikan antar pejabat seSumbar, lomba melukis antar anak TK seSumbar, dan lomba Pop Song/masak ikan antar pelajar SMTA seSumbar.

Pengembangan fungsi BBI Gajahtanang sebagai obyek wisata agro tadi, juga sejalan perkembangan fasilitas penunjang yang dimiliki BBI ini. Diantara fasilitas penunjang itu, sebuah taman rumput yang cukup luas, 1 unit tenda untuk berkemah, 1 unit mess 2 lantai, home stay, mini restoran, aula, disamping kantor UPTD Pengelola BBI.

Inovasi menjadikan BBI Gajahtanang sebagai obyek wisata agro merupakan pengembangan dari fungsi utamanya sebagai pusat pembibitan ikan. Untuk diketahui, BBI Gajahtanang yang dibangun mulai 2005 dan beroperasi mulai 2006 bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bibit ikan pada puluhan unit usaha budidaya ikan air tawar yang tersebar di kota ini.

Sebab, tadinya dengan bibit dari luar daerah, kerap gagal, ikannya banyak yang mati, karena beda iklim. Sejak ada BBI itu menurut Candra, penyediaan bibit ikan untuk usaha budidaya ikan air tawar di Padang Panjang jadi tertolong. Muaranya, produksi ikan air tawar di kota ini meningkat jauh, seperti pada 2014 lalu mencapai 700 ton lebih.

Belakangan, BBI Gajahtanang dengan beberapa fasilitas penunjangnya, termasuk restoran, tanaman hias, disamping restoran itu, juga kian sering jadi tempat pelatihan bidang perikanan oleh unit kerja terkait dari daerah lain, dan berkemah. Tidak hanya itu, BBI dengan view yang indah itu, juga mulai kerap pula dikunjungi oleh murid SD.

Itulah sebabnya, kata Candra didampingi Kabid Perikanan Rusli, akhirnya sejalan masukan dari stakeholders, BBI Gajahtanang atas persetujuan dan dukungan Walikota Hendri Arnis juga dikembangkan fungsinya jadi salahsatu obyek wisata agro. Sejalan itu target pemasukan PAD dari BBI pada 2016 juga dinaikan dari Rp 200 juta jadi Rp 800 juta lebih.

YEHANI

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Kepala LPMP Sumatera Barat Berganti Tempat

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melantik 136 pejabat dilingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ...