Beranda - Berita Pilihan - Agam Apresiasi Kader Posyandu
Dinkes Agam Maret Lakukan Penilaian Kader Posyandu Berprestasi - foto: Irman Naim/Spirit Sumbar
Dinkes Agam Maret Lakukan Penilaian Kader Posyandu Berprestasi - foto: Irman Naim/Spirit Sumbar

Agam Apresiasi Kader Posyandu

Print Friendly, PDF & Email

Spirit Sumbar – Untuk memotivasi dan memaksimalkan kerja dalam pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Agam.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dalam waktu dekat akan melakukan penilaian kader posyandu berprestasi tingkat kabupaten itu pada 2016, guna meningkatkan kemampuan dan wawasan para kader posyandu di Kabupaten Agam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Indra yang didampingi Kepala Seksi Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat Azra Vovrizal di Lubuk Basung, Rabu (24/2/2016) pada wartawan dia mengatakan bahwa kegiatan lomba penilaian ini akan dilaksanakan pada 3 Maret 2016 di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Agam.

Dalam Pelaksanaan kegiatan ini nantinya diikuti oleh salah seorang perwakilan kader setiap Puskesmas yang telah lulus seleksi untuk mengikuti penilaian di tingkat Kabupaten Agam. “Ini merupakan kegiatan rutin yang kita lakukan setiap tahun guna meningkatkan kualitas pelayanan di setiap Posyandu yang berada di 82 nagari,” katanya.

Dalam p elaksanaan penilaian nanti, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Masyakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam, Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Agam dan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Agam. Peserta yang terpilih meraih juara satu akan dikirim untuk mengikuti lomba kader berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat katanya.

IRMAN NAIM

Lebih Lengkap, baca:

The Public Edisi 13/29 Februari – 6 Maret 2016

(Terbit tiap Senin)

Cover Edisi 13 Thn III/28 Februari - 6 Maret 2016
Cover Edisi 13 Thn III/28 Februari – 6 Maret 2016
loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Anugerah KIP 2018, Tanah Datar Kembali Ukir Prestasi

SPIRITSUMBAR.com – Komisi Informasi (KI) Propinsi Sumbar kembali lakukan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun ...