Minggu , 18 November 2018
Beranda - Headline - Ada Mimbar MTQ ala Kereta Kencana di Kota Padang
Mimbar MTQ bergaya kereta Kencana

Ada Mimbar MTQ ala Kereta Kencana di Kota Padang

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXVIII tingkat Kota Padang digelar di Masjid Baitul Hadi. Kecamatan Padang Timur,  Kamis (25 Oktober 2018).

Menariknya, Padang Timur sebagai tuan rumah menghadirkan nuansa berbeda di arena MTQ kali ini. Di panggung terdapat sebuah bendi atau kereta kencana khas raja-raja yang dihiasi sedemikian rupa. Sementara bagian depan panggung ada tabir kain berwarna hijau terang yang bisa ditutupkan dan dibuka sewaktu-waktu dengan mudah.

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah didampingi Camat Padang Timur Ances Kurniawan menyempatkan meninjau persiapan di mimbar utama arena MTQ tersebut. Mahyeldi memperhatikan mimbar tilawah yang terlihat berbeda.  Di sisi lain, lokasi yang masih terlihat kosong di sisi arena membuat walikota penasaran karena dirasakan sayang bila tidak dimanfaatkan.

Camat Ances menjelaskan, di panggung nanti akan ada hal unik, yaitu bendi yang disulap menjadi mimbar tilawah. Bendi tersebut dihiasi sedemikian rupa dengan dekorasi menarik. Dihiasi pula dengan lampu warna-warni yang berkelap-kelip sehingga semarak pada malam hari. “Panggung utama menampilkan mimbar tilawah unik. Qori nanti menaiki bendi dan tampil dari atasnya,” kata Ances.

Ances menambahkan, tabir kain di panggung nantinya terlebih dahulu dalam posisi tertutup, baru dibuka saat pembukaan MTQ secara resmi. “Yang hadir nanti dibuat penasaran dulu. Orang akan bertanya-tanya ada apa di balik tabir itu,” ujarnya.

Adapun di seputar arena MTQ ditempatkan stand UMKM. “Nantinya diisi aneka kuliner dan produk kerajinan dari pelaku UKM sekecamatan,” imbuh Ances.

Lebih lanjut, Ances mengatakan, untuk pemondokan kafilah juga sudah disiapkan beberapa tempat. Sedangkan untuk kesiapan keamanan dan parkir, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polresta, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Salih)

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Dr. Desmon, (tiga dari kanan) usai menerima piagam penghargaan PIM- 2 dari LAN (foto Ist)

Inovasi Smart Edu Antarkan Desmon Raih Ranking 3 Nasional

SPIRITSUMBAR.com – Dr. Desmon, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang, meraih Ranking-3 Diklat Kepemimpinan level ...