Minggu , 18 November 2018
Beranda - Headline - 24 Tahun SMK Cendana Kunjungi Orang Tua Siswa Dhuafa
Kepsek Khalil Taj dan guru di depan rumah salah seorang siswa (foto Yet)
Kepsek Khalil Taj dan guru di depan rumah salah seorang siswa (foto Yet)

24 Tahun SMK Cendana Kunjungi Orang Tua Siswa Dhuafa

Print Friendly, PDF & Email

SPIRITSUMBAR.com –  Pada 26 November 2018 datang SMK Cendana Padang Panjang berusia 24 tahun. Selain acara puncak di 26 November, serangakaian kegiatan berarti akan digelar sebelum itu. Salah satu mengunjungi rumah-rumah dari orang tua siswa duafa sembari memberi paket sembako.

Kegiatan silaturrahmi ke rumah-rumah orang tua siswa duafa (miskin) itu menurut Kepala Sekolah SMK (Sekolah Menengah Cendana) Cendana Padang Panjang, Khalil Taj, bukan hal baru di sekolah ini. Bedanya, sebelumnya kegiatan itu dilakukan di hari besar Islam. Sedang tahun ini digelar dalam peringatan perdana HUT SMK Cendana.

Paket sembako yang akan disalurkan diharapkan akan tercapai 100-san paket. Sumbernya dihimpun dari swadaya guru/karyawan SMK Cendana, pengurus Yayasan, orang tua siswa yang relatif mampu, kalangan alumni, dan dunia usaha mitra SMK Cendana. Sasarannya termasuk ke rumah tetangga miskin dari rumah orang tua murid miskin tadi.

Selanjutnya paket Sembako itu akan diantar ke rumah orang tua siswa duafa itu yang tersebar di wilayah hinterland Kota Padang Panjang. Lokasi itu kebanyakan tersebar di beberapa nagari di Kecamatan X Koto dan Batipuh Kabupaten Tanah Datar, sejumlah tempat di Kecamatan 2 x 11 Enam Linkung dan Sicincin Kaupaten Padang Pariaman.

Sebagian rumah orang tua siswa tadi berada jauh dari tepi jalan raya desa. Karenanya, ada yang tidak bisa dilewati sepeda motor dan kereta angin. Sebab, sebagian jalannya meniti pematang sawah, tepi sungai, bahkan ada beberapa yang terpaksa meniti sebatang balok yang membentang di atas sungai kecil.

Tidak heran, di awal kegiatan mengunjungi rumah orang tua siswa duafa itu tadinya sebagian guru sempat “tasabak”. Karena tidak kuat membayangkan derita siswa pulang-balik tiap hari ke sekolah di SMK Cendana, Jalan H.Agus Salim Kota Padang Panjang. Terlebih lagi ketika musim hujan tiba; sudahlah basah-basah, ditambah udara dingin.

Dampak dari kegiatan tadi menurut diamati Khalil terlihat sangat bagus, baik pada siswa dan orang tua mereka, juga pada guru. Di sekolah guru jadi paham kesulitan dan penderitaan si-siswa, sehingga jadi lebih terangsang kesadaran dan kemauannya mendidik siswa berhasil agar bisa merubah nasib diri dan keluarganya kelak.

Bagi siswa yang tadinya ada yang tampil seperti dari keluarga mampu, bahkan ada yang malas belajar, jadi berubah ke arah positif. Orang tua mereka di rumah yang sebagian tadinya seperti kurang punya harapan anaknya akan bisa berhasil, karena kesulitan ekonomi, juga terlihat berangsur bersemangat. Karena ada perhatian dari sekolah.

Untuk diketahui, kata Khalil Taj, adik dari Firmansyah, pendiri SMK Cendana itu, siswa SMK Cendana banyak dari keluarga miskin. Tidak heran, kalau terjadi tumpukan uang SPP dan uang ujian dari sebagian mereka. Sebagiannya bahkan berlangsung hingga siswa tamat. Sebagian dari mereka itu ada yang bayar kemudian, sebagian lain belum.

Menyangkut  kegiatan pertandingan menyambut Ultah ke-24 SMK Cendana, Khalil menyebut berupa pertandingan basket dan futsal antar kelas. Mungkin sederhana, sebab ini pertama kali SMK Cendana akan menggelar peringatan ulang tahun. Tapi tahun depan Insya Allah akan kita tingkatkan, kata Khalil.(Yetti Harni).

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Anggaran Dewan Pers Dipangkas Bakal Perpendek Umur Media Cetak

SPIRITSUMBAR.com – Anggaran Dawan Pers yang selama ini dialokasikan lewat APBN mengalami pengurangan dari usulan ...