Minggu , 18 November 2018
Beranda - Fokus - 1500 H, Akhir Kehidupan Manusia di Bumi
Manusia Di Bumi Hanya 7000 Tahun, Berakhir 1500 Hijriah

1500 H, Akhir Kehidupan Manusia di Bumi

Print Friendly, PDF & Email

Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku (Muhammad bin Abdullah). Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan. (HR abu Dawud 9435)

Baca : Kita dan Para Pengundang Bencana

Riwayat dan teks narasi diatas telah jelas disebutkan, ketika 1400 tahun sesuai kalender Islam merupakan tahun-tahun Al Mahdi akan muncul. ‘Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut…‘ Penafsirannya, bahwa satu hari Allah (1000 tahun) akan dipanjangkan-Nya hingga setengah hari lagi (500 tahunn), hari kiamat telah ditunda untuk membiarkan Al Mahdi melakukan tugasnya.

“… Kalimat pertama menjelaskan angka seribu lima ratus (1500) sebagai waktu kelompok pejuang Islam di akhir zaman, dan kalimat kedua menunjukkan angka 1506 (1506) sebagai tanggal kemenangan pertempuran Islam. Hal itu berarti, bahwa dia akan terus berupaya dan mungkin kemenangan sampai tanggal ini (1506)”. (Sikke-i Tasdik-i Gaybi, 46)

Begitu pula narasi yang disampaikan Ibnu Abbas, bahwa kehidupan di Bumi adalah tujuh hari, satu hari seperti seribu tahun dan Rasulullah saw diutus pada akhir hari itu. Imam Rabbani juga mengatakan bahwa Al Mahdi akan datang setelah melewati masa 1000 tahun kematian Nabi Muhammad. Menurut penjelasan Imam Rabbani, Al Mahdi akan datang antara tahun 1400-1600 Hijriah.

Kehidupan manusia di Bumi melebihi 1000 tahun, tetapi tidak melebihi 1500 tahun. Seperti yang disampaikan Beddiuzaman Said Nursi dikutip dari buku Celaleddin Suyuti berjudul “El-Kesfu Fi Mucazeveti Hazin el-Ummeti El Elfe Ellezi Dellet Aleyh el-Asar”, bahwa kehidupan manusia hanya sampai tahun 1506.

Menurut hadist, Al Mahdi akan hidup selama 40 tahun setelah muncul. Sementara hadits yang menyebutkan tentang Isa akan hidup di Bumi selama 40 hingga 45 tahun. Al Mahdi dan Isa akan hidup bersama dalam periode itu, sekitar 7 hingga 10 tahun.

Spekulasi yang disampaikan Harun Yahya tetap dipertanyakan, apakah perhitungan ini memang benar atau sama sekali ‘terlalu berlebihan’ dalam menanggapi narasi dan penafsiran Quran.

Sejauh ini, bukti yang diberikannya cukup menarik, tidak hanya menjelaskan secara rinci tentang kapan kemunculan Al Mahdi, tetapi juga memperhitungkan akhir tahun kehidupan umat manusia di Bumi. Saat ini kalender Islam sudah memasuki 1436 Hijriah, jika mengikuti narasi yang disebutkan diatas, maka hanya tersisa 64 tahun Hijriah.

Halaman

 [ 1 ]   [ 2 ]   [ 3 ]

loading...

Tentang Saribulih

mm
Seorang praktisi pers yang juga bergerak dibidang pendidikan. Menulis dan berorganisasi merupakan hal yang mutlak baginya. Prinsipnya, seorang guru harus jadi penulis, karena dengan menulislah cakrawala dan kemampuan akan terus terasah. Organisasi juga suatu kebutuhan, karena bisa dimanfaatkan untuk bertukar pikiran

Baca Juga

Sang suami sedang mengambil peran istrinya lantaran mengikuti SKD CPNS Kemenag (foto BKN)

Peserta CPNS Gugur Masih Miliki Peluang, Ini Syaratnya

Sekretaris Kementerian PAN-RB, Dwi Wahyu Atmaji, sebagaimana dilansir Warta Kota, mengakui sudah banyak pihak yang ...